Hai, sebelumnya saya ucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitro 1429H, Minal Aidin Wal Faidzin”, seperti biasa kalau Hari Raya penghuni kota Jakarta sebagian besar Mudik ke kampung halamannya masing-masing, karena saya asli Jakarta ya jadi gak punya kampung nih, diem aja di Jakarta…

Kota Jakarta terlihat begitu tenang dan lengang untuk beberapa hari, duh damainya, merdekanya hati ini melihat kotaku menjadi bersih tanpa polusi. Tapi sepertinya ada yang berbeda pada Hari Raya kali ini, terlihat sepi dan lebih teratur, tidak ada arak-arakan mobil, tapi yang menyedihkan juga kenapa orang yang mengumandangkan gema Takbir jadi sepi juga ya? tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang lumayan ramai dengan gema takbir baik itu di jalan, di Masjid, di Rumah.

Saya jadi teringat waktu saya masih kecil dulu, memasuki bulan Suci Ramadhan suasana kampung ku di Condet begitu banyak anak-anak, pemuda, bapak-bapak dan ibu-ibu masih ramai mengumandangkan Takbir dan mengaji. Saat lebaran tiba sanak saudara, tetangga saling memaafkan sambil membawa hantaran makanan dan kue-kue untuk dibagikan, jadi saling bertukar hantaran satu sama lainnya. Yang muda mengunjungi yang tua dan sebaliknya.

Tapi sekarang sepertinya sudah agak memudar adat dan kebiasaaan seperti itu, mungkin orang sudah mulai sibuk dengan urusannya masing-masing, jadi nilai-nilai kemasyarakatan sudah berkurang drastis.

Jadi kangen dengan masa-masa kecil saya….