Hutan adalah kawasan luas yang ditumbuhi banyak pohon. Hutan terdapat di hampir seluruh bagian bumi. Kita bisa menemukannya di daerah beriklim tropis yang hangat maupun di daerah kutub yang beriklim dingin. Hutan juga ditemukan di dataran rendah dan dataran tinggi, atau di pulau besar dan pulau kecil.

Ada berbagai jenis hutan. Salah satunya adalah hutan lindung. Sesuai namanya, hutan lindung diadakan untuk melindungi ekologi (hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya). Itulah perbedaan hutan lindung dengan hutan produksi yang hasilnya bisa diambil. Hutan lindung tidak boleh diganggu.

Fungsi Hutan Lindung

Ciri-ciri hutan lindung bisa diketahui dari fungsinya. Fungsi tersebut dapat dirinci sebagai berikut:

  • Menjadi kawasan untuk mempertahankan sumber air. Hutan lindung mampu menyimpan air. Air dari hutan lindung baik untuk dijadikan sebagai air minum.
  • Membersihkan udara. Hutan akan menyerap karbon diakosida dan menghasilkan oksigen. Kamu tahu, oksigen adalah sumber kehidupan bagi hewan dan manusia.
  • Menyediakan obatobatan. Sebagian besar obat-obatan merupakan tanaman hutan. Misalnya, pulai (Alstonia scholaris), turi (Sesbania grandiflora), kayu manis (Cinnamomum xanthoneurum), sono kembang (Pterocarpus indicus).
  • Menjadi tempat tinggal bagi berbagai jenis satwa liar – khususnya yang sudah langka. Misalnya, orang utan.

Dampak Rusaknya Hutan Lindung

Bencana akan muncul jika hutan lindung rusak. Contohnya bencana berikut.

  • Banjir dan tanah longsor. Ketika kawasan hutan lindung rusak, tidak ada lagi yang menahan air. Ketika hujan turun, air akan langsung mengalir menyeret apa saja yang ia lintasi.
  • Hilangnya sumber air. Jika air tidak dapat ditahan, sumber air akan mati. Kalau pun ada, air sudah bercampur lumpur sehingga tidak lagi sehat.
  • Pemanasan global semakin parah. Daun-daunan hijau di hutan menyerap karbon dioksida. Jika hutan rusak, karbon dioksida tidak terserap. Gas buang itu akan tertahan di atmofer menjadi “selimut” bagi bumi. Kita pun akan kepanasan!
  • Rusaknya ekosistem. Ekosistem adalah jaringan kehidupan flora dan fauna. Jaringan itu menentukan keseimbangan alam. Jika hutan rusak, flora dan fauna akan mati. Keseimbangan alam pun hancur.

Menjaga Hutan Lindung

Jelas bagi kita, hutan lindung harus dijaga. Bagaimana caranya? Pohon di hutan lindung tidak boleh dirusak dengan alasan apa pun. Bahkan, jika hutan lindung mengandungbarang tambang yang mahal. Melestarikan hutan lindung berarti melestarikan kehidupan. Barang tambang tidak bisa menggantikan hidup.