Semula ke-2 harddisk saya Maxtor 80GB dan Western Digital 160GB sih baik-baik saja, namun kejadian berawal setelah instalasi Windows XP SP2 di harddisk Maxtor, lalu saya bermaksud untuk menginstal Windows Vista di harddisk Western Digital (WD).

Karena partisi yang saya buat  di hardisk WD untuk vista terlalu kecil (saya buat drive C dengan partisi sebesar 15GB, D=10GB, E=35GB, F=40GB, G=60GB).  Saya bermaksud untuk membuat partisi ulang di harddisk tersebut dengan menggabunkan partisi C dan D.

Saya delete semua partisi yang ada kemudian saya format menggunakan Windows XP melalui “Harddisk Management”, nah ketika proses formatting tersebut tiba-tiba WinXP saya restart dengan sendirinya. “Wah, pasti ada yang tidak beres nih dengan harddisku!”. Benar saja, WinXP tidak mau merestart OS dengan baik, selalu muncul Blue Screen yang sakti itu.

Saya pindah harddisk saya ke PC yang lain sampai tiga PC yang berbeda, tetap tidak memecahkan masalah, WinXP tetap senang dengan “Blue Screennya”.

Akhirnya saya coba menggunakan Linux untuk memecahkan masalah tersebut, saya pasang harrdisk tersebut diLinux sebagai slave, Alhamdulillah harddisk saya masih terbaca. Tetapi masih ada keanehan dengan harddisk tersebut. Partisi E dan F yang tadinya berkapasitas berbeda (35 dan 40) dan mempunya data yang berbeda terbaca di Linux mempunya kapasitas dan isi data yang identik alias sama, aneh!.

Kemana data yang ada di partisi F, sedangkan partisi terakhir yang berkapasitas 60GB sudah tidak dapat dibaca lagi.

Apakah teman-teman punya solusi??